ANAK-ANAK ITU NYAMAN......
(PEMBANGUNAN GEDUNG TK DIDESA BRANI KULON MARON)
Latar Belakang
Desa Brani Kulon, merupakan salah satu desa di Kecamatan Maron kabupaten
Probolinggo yang terdiri dari 3 dusun.
Sebelah Utara berbatasan dengan Desa Puspan, sebelah Selatan berbatasan dengan
Desa Brani Wetan, sebelah Barat berbatasan dengan Desa Maron Wetan ; Sedangkan
Sebelah Timur berbatasan dengan Desa Brani Wetan. Desa Brani Kulon mempunyai luas 187,68 Ha
dengan jumlah penduduk sebanyak 3.003 jiwa Sebagian mata pencaharian utama
masyarakat sebagai petani.
Kondisi di lapangan
![]() |
| Gedung TK |
Dalam proses belajar mengajar selama ini pihak sekolah sementara
menempati ruang / tempat ala kadarnya yang bersebelahan dengan Sekolah Dasar
Negeri Brani Kulon,yang memang tidak layak untuk dipergunakan dalam proses
belajar mengajar sementara jumlah murid ada 45 anak yang terbagi 2 kelas (kelas
A dan kelas B), 3 orang guru. Keberadaan murid tidak hanya berasal dari dalam
desa, tetapi berasal dari luar desa yang berbatasan dengan desa Brani Kulon.
Suatu
kebutuhan masyarakat
Setiap
tahun dari pihak sekolah mengusulkan ke desa untuk mengajukan pembangunan
Gedung TK dan sampai saat ini masih belum terealisasikan mungkin karena
terbentur dengan dana pembangunan yang tidak sedikit,dan untuk di alokasikan ke
dana desa (ADD) tidak seberapa.
Hasil
Pelaksanaan
![]() |
| Gedung TK |
Jumlah pemanfaat
ada 45 murid yang berasal dari dalam desa maupun luar desa. Setelah
pelaksanaan selesai tepat waktu, dan
kini masyarakat yang memiliki putra putri yang disekolahkan bisa menikmati
ruang sekolah yang layak pakai yang sudah lama di impikan oleh wali murid pada
umumnya dan guru-guru pengajar pada khususnya.
“Nyaman, mon bede PNPM neka, Nak kanak nyaman ding lah sekolah” (“enak,
dengan adanya PNPM ini, Anak-anak jadi nyaman bersekolah”), ungkap salah satu
wali murid dalam bahasa madura.
“PNPM-Mandiri Perdesaan tidak hanya mewujudkan impian kami, masyarakat Brani Kulon, tetapi juga memberikan pelajaran kepada kami tentang banyak hal, dari
pembuatan administrasi TPK, tehnik pelaksanaan hingga pemeliharaan”.
Dampak Dari Hasil Pembangunan
Pelestarian
![]() |
| Beraktifitas |
Pemeliharaan dan
pelestarian bagi masyarakat desa Brani Kulon dilakukan dengan iuran guna
mengumpulkan dana bagi pemeliharaan Gedung TK yang sudah dibangun. Berdasarkan pengalaman mereka sebelumnya,
tidak pernah ada permintaan untuk memelihara sarana yang telah dibangun. Menyikapi
kondisi tersebut, Fasilitator Tehnik
memberikan penjelasan tentang pentingnya
pemeliharaan terhadap sarana yang sudah dibangun dengan cara mengajak
masyarakat khusunya para guru dan wali murid maupun Komite Sekolah menghitung
secara bersama – sama kemungkinan kerusakan yang akan timbul serta akibat dari
kerusakan tersebut. Masyarakat pun akhirnya memahami akan pentingnya
pemeliharaan dan berpikir dengan pembangunan Gedung TK ini dapat dinikmati oleh
masyarakat desa Brani Kulon khususnya untuk selamanya.
Pengelolaan
Pemeliharaan diserahkan pada Tim Pelaksana Pemeliharaan Prasarana (TP3) yang
meliputi dari pihak sekolah dan Komite Sekolah yang sudah dibentuk melalui
musyawarah desa. Seluruh dana iuran yang masuk pada TP3 dicatat pada Buku Kas
Harian TP3 yang kemudian dimasukkan pada Rekening Bank Pemeliharaan Gedung TK.
Untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana , Setiap bulan
diadakan musyawarah untuk membahas permasalahan dan pelaporan pengelolaan dana
pemeliharaan.
Sekarang
masyarakat desa Brani Kulon bisa menikmati adanya gedung TK yang sejak lama
menjadi impian bersama . Lewat PNPM-MP inilah, sekarang kami sebagai guru
pengajar bisa merasakan nikmatnya adanya gedung baru ” kata salah satu guru pengajar.”
“HIDUP PNPM-MP.......SEJAHTERA LAH DESAKU !!


