Kamis, 10 Oktober 2013

Bagi Kami, Jalan Telford Ini Adalah Jalan Keluar Dari Kemiskinan


Hasil Jalan Telford
Desa Renteng, Kecamatan Gading kabupaten Probolinggo merupakan salah satu desa yang cukup tertinggal.Terdiri dari 3 dusun, Desa Renteng berbatasan dengan Desa Keben di Sebelah Utara, sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Krucil, sebelah Barat berbatasan dengan Desa Bulupandak; sedangkan sebelah Timur berbatasan dengan Desa Duren. Desa Renteng mempunyai luas 340 Ha dengan jumlah penduduk sebanyak 875 jiwa, 316 KK dimana 313 diantaranya merupakan KK miskin. Masyarakat Desa Renteng mayoritas bekerja pada sektor pertanian. Dengan hampir 100 % warganya adalah RTM,desa Renteng merupakan Desa Merah,artinya artinya bahwa tingkat pertumbuhan ekonominya rendah dibanding dengan desa lainnya di kecamatan gading.

Kondisi di lapangan

Dengan mayoritas penduduknya RTM dan berprofesi sebagai petani, ditambah dengan lekasi yang terpencil diantara hutan, Renteng miskin akan sarana dan prasarana transportasi terutama jalan penghubung antar dusun. Menurut salah satu warga, sedikit sekali program bantuan yang dapat menjangkau lokasi seperti desa yang ditempatinya. Jalan yang masih berbentuk tanah diperparah kontur jalan yang terjal dan berkelok khas pegunungan merupakan salah satu penyebab mengapa dana bantuan minim sekali dianggarkan untuk desa miskin ini. Apabila musim hujan, mayoritas jalan di Renteng berbahaya untuk dilewati kendaraan karena di beberapa bagian struktur tanah tidak stabil atau rawan longsor, selebihnya tanah liat yang lengket dan tidak kalah berbahayanya, sedikit saja kesalahan dalam berkendara dapat mengakibatkan si pengendara terjatuh.

PNPM – MP menjawab kebutuhan masyarakat

Hampir di semua tempat, jalan adalah pintu terbukanya kesempatan untuk peningkatan perekonomian.Ketertinggalan masyarakat desa Renteng pun ditengarai karena minimnya prasarana jalan yang memadai. Oleh karena itu, PNPM – MP merambah daerah sulit seperti Renteng dan melalui serangkaian tahapan ingin merealisasikan keinginan warga tersebut.

Tahapan dalam Kegiatan

Lokasi Pembangunan Jalan Telford
Berawal dari MAD Sosialisasi, masyarakat Renteng mendengar adanya informasi PNPM Perdesaan dapat mendanai berbagai bentuk bantuan termasuk sarana prasarana Jalan. Disitulah masyarakat mempunyai keinginan untuk membangun jalan telford. Usulan masyarakat untuk pembangunan jalan telford itu disampaikan kepada fasilitator PNPM - MP Kecamatan Gading pada saat penggalian gagasan dari tingkat RT dan dibawa hingga ke tingkat kelurahan pada Musyawarah Desa Perencanaan untuk ditetapkan dan kemudian dinilai kelayakannya oleh Tim Verifikasi dan akhirnya masuk menjadi salah satu usulan yang ditetapkan untuk didanai PNPM Perdesaan di Musyawarah Antar Desa.

Tahap Pelaksanaan Pada MAD Penetapan Usulan, usulan Jalan Telfor dari Desa Renteng dinyatakan terdanai, dengan alokasi Rp 61.937.000,-. Masuk pada tahap pelaksanaan, pekerjaan dimulai dengan disertai swadaya masyarakat sebesar Rp 3.063.000,-. Hal ini membuktikan keseriusan masyarakat Renteng dalam mewujudkan usulan mereka. Pelaksanaan dilakukan sepenuhnya oleh Tim Pengelola Kegiatan (TPK). Sebelum pekerjaan dilakukan, Fasilitator Teknik memberikan Trial kepada para pekerja dengan tujuan setiap pemasangan batu dilakukan dengan baik dan benar. Lokasi pembangunan berada di Dusun Gungsar karena jalan ini merupakan pintu akses ke ibukota kecamatan. Pelaksanaan ini juga aktif dimonitor oleh Kepala Desa Renteng yang mengaku senang PNPM – MP menjawab keinginan warganya. Dana bantuan turun dalam 3 tahap dimana di akhir tiap tahap, PNPM – MP melaksanakan Musyawarah Desa Pertanggung Jawaban (MDPJ) sebagai tempat TPK mempertanggung jawabkan hasil pekerjaan dan penggunaan anggaran dana bantuan. Secara keseluruhan, pekerjaan tersebut diselesaikan TPK dalam waktu 3 bulan.Tukang dan pekerjanya diambilkan dari warga RTM setempat yang memang berprofesi sebagai tukang batu.
Fasilitasi Teknik (Kanan) Memberikan Trial Kepada TPK

Hasil Pelaksanaan
Jumlah pemanfaat dari 3 dusun terdiri dari 915 warga, 562 diantaranya adalah RTM. Setelah pelaksanaan selesai tepat waktu, dan kini masyarakat tak perlu khawatir lagi saat melewati jalan pada waktu hujan. Mereka mulai memandang masa depan saat jalan ini kemudian akan diaspal dan roda pertumbuhan ekonomi di Desa Renteng mulai berputar.

“PNPM-Mandiri Perdesaan tidak hanya mewujudkan impian kami, masyarakat Renteng,tetapi juga memberikan pelajaran kepada kami tentang banyak hal, dari pembuatan administrasi TPK, teknik pelaksanaan hingga pemeliharaan”.

Dampak dari hasil pembangunan

Kini jalan telford itu dilewati warga desa yang lalu lalang ke sawah, ke pasar, bahkan ada beberapa orang staf kecamatan terlihat melintas di jalan telford tersebut. Diharapkan, selain meningkatnya aktifitas warga dalam sektor perekonomian, jalan ini juga dapat membuka peluang untuk mendapatkan bantuan dari program lain yang dulu tidak dapat mengakses Desa Renteng sebagai sasaran bantuan program.

Pelestarian
Dalam Musyawarah Desa Serah Terima, Fasilitator Kecamatan memberikan penjelasan tentang pentingnya pemeliharaan terhadap sarana yang sudah dibangun dengan cara mengajak masyarakat menghitung secara bersama – sama antisipasi kerusakan yang mungkin terjadi.

Pengelolaan Pemeliharaan diserahkan pada Tim Pelaksana Pemeliharaan Prasarana
(TP3) yang sudah dibentuk melalui musyawarah desa. Seluruh dana iuran yang masuk pada TP3 dicatat pada Buku Kas Harian TP3. Untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana, setiap bulan diadakan musyawarah untuk membahas permasalahan dan pelaporan pengelolaan dana pemeliharaan.

Penutup
"Jalan hidup bermacam – macam bentuknya, jalan yang terbaik adalah jalan yang kita retas dengan kesabaran dan kerja keras. ."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

tutorial membuat game pong menggunakan scratcth

 perkenalkan nama saya Nama          : Kinanti Citra Kirana  Kelas          :    7A asalamualaikum saya akan memberitahu hasil saya membuat ...