Kamis, 17 Oktober 2013


Pengolahan Gedung
PUSTU (Puskesmas Pembantu)
Hasil Pembangunan Masyarakat

PNPM Mandiri Perdesaan




Latar Belakang

Desa Karangrejo, merupakan salah satu Desa di Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo Propinsi Jawa Timur yang terdiri dari 5 (lima) Dusun, Sebelah Utara berbatasan dengan Desa Resongo, Sebelah Timur berbatasan dengan Desa Tukul dan Ampel Gading Kecamatan Sumber, Sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Babor Kecamatan Sumber, Sedangkan Sebelah Barat berbatasan dengan Desa Kedasih Kecamatan Sukapura.

Desa Karangrejo mempunyai luas wilayah 949.559 Ha dengan jumlah Penduduk sebanyak 4.571 Jiwa terdiri dari Lk : 2.164, Pr : :2.407, dari jumlah penduduk terdapat rumah tangga miskin yang jumlahnya cukup banyak, dan tersebar hampir di seluruh rukun tetangga yang ada di desa Karangrejo mayoritas sebagai petani dan buruh tani

Desa Karangrejo terdiri dari 5 (lima) Dusun yaitu : Dusun Semambung, Dusun Toyanganti , Dusun Karangrejo, Dusun Jati serta Dusun Bunot yang Secara topografis, Desa Karangrejo relatif pada hamparan dataran tinggi yang banyak tegalnnya, juga belum memiliki Pusat pelayanan Kesehatan. Pada Tahun 2011 melalui Proses MKP / Musdus ditindak lanjuti dalam Musyawarah Desa Perencanaan melalui MDKP (Musyawarah Desa Khusus Perempuan) diperoleh Usulan Prioritas Pembangunan Gedung PUSTU (Puskesmas Pembantu) guna Pelayanan Kesehatan Masyarakat yang belum memperoleh Pelayanan Kesehatan secara Layak.
Gedung PUSTU (Puskesmas Pembantu) Desa Karangrejo kecamatan Kuripan
Gedung PUSTU yang Berdiri diatas Tanah Desa yang bersebelahan dengan Kantor Kepala Desa Karangrejo

Suatu Kebutuhan
Sejak lama masyarakat Desa Karangrejo menginginkan mempunyai Tempat Pelayanan Kesehatan untuk kegiatan Persalinan, Rawat Inap yang diusulkan melalui Pemerintah Desa agar diupayakan untuk segera mewujudkan impian masyarakat Desa Karangrejo untuk memiliki Tempat Pelayanan Kesehatan yang dapat membantu masyarakat Desa dalam upaya peningkatan Pelayanan Kesehatannya.

Tahapan dalam Kegiatan
Dengan adanya PNPM Mandiri Perdesaan di Kecamatan Kuripan Kabupaten Probolinggo, berawal dari MAD Sosialisasi dan Musyawarah Desa (MD) Sosialisasi, kemudian dilanjutkan dengan Penggalian Gagasan ditingkat Dusun yang mana Masyarakat Desa Karangrejo menginginkan didirikan Tempat Pelayanan Kesehatan / Pembangunan Gedung PUSTU (Puskesmas Pembantu). Setelah melalui beberapa tahapan, akhirnya usulan ditetapkan di MD Perencanaan, untuk selanjutnya dinilai kelayakannya oleh Tim Verifikasi, sehingga masuk dalam MAD Prioritas Usulan dan ternyata dalam Proses MAD Prioritas usulan Usulan Pembangunan Gedung PUSTU (Puskesmas Pembantu) di Desa Karangrejo masuk Prioritas Usulan Rangking 8 ( delapan ) kemudian dilakukan MAD Penetapan Usulan kemudian ditetapkan oleh Camat Kuripan melalui SPC untuk Pembangunan Gedung PUSTU (Puskesmas Pembantu) Dusun Bunut berdasarkan RAB dan Desain mendapatkan BLM dari PNPM Mandiri Perdesaan Tahun 2011 Sebesar Rp 273.213.000,- (Dua Ratus Tujuh Puluh Tiga Juta Dua Ratus Tiga Belas Ribu Rupiah) untuk Pembangunan 1 Unit 4 Lokal Gedung PUSTU (Puskesmas Pembantu) dengan luas bangunan 6 x 23 Meter (138 M²).

Tahapan Pelaksanaan
Pada MAD Penetapan Usulan ( MAD III ), Usulan Pembangunan Gedung PUSTU (Puskesmas Pembantu) di Desa Karangrejo dinyatakan terdanai, dengan Alokasi dana sebesar Rp 273.213.000,- (Dua Ratus Tujuh Puluh Tiga Juta Dua Ratus Tiga Belas Ribu Rupiah) untuk Pembangunan 1 Unit 4 Lokal Gedung PUSTU (Puskesmas Pembantu) dengan luas bangunan 6 x 23 Meter (138 M²). masuk pada tahap pelaksanaan, Pelaksanaan di mulai pada Tanggal 11 Oktober 2011 dimulai dengan Tahapan Pemasangan Pondasi yang berdiri di Tanah Desa di Dusun Bunut tanggal selesai Pelaksanaan pada tanggal 10 Maret 2012.Pada tanggal 24 Maret 2012 Pembangunan Gedung PUSTU (Puskesmas Pembantu) Desa Karangrejo mendapatkan kunjungan dari Staff Ahli Kepresidenan didampingi oleh Bappemas Kabupaten Probolinggo dan seluruh Pelaku PNPM-MPd di tingkat Kecamatan Kuripan.


Dampak Pembangunan PUSTU (Puskesmas Pembantu)
Dari hasil Pembangunan PUSTU (Puskesmas Pembantu) yang ada di Desa Karangrejo masyarakat Desa Karangrejo dapat memperoleh kemudahan dalam Pelayanan Kesehatan terutama Pelaksanaan berobat masyarakat yang mudah terjangkau, adanya tempat Praktek Dokter dan Bidan Desa dalam melayani masyarakat yang dahulu tiap hari pulang dan Pergi sekarang sudah disediakan tempat untuk Pelayanan Kesehatan masyarakat, Kegiatan Posyandu yang dahulu dilaksanakan di Area Kantor Desa sekarang sudah di Pusatkan untuk 2 (dua) Kelompok Posyandu Dusun Bunut dan Dusun Karangrejo di Lokasi yang baru sehingga Perkembangan Pertumbuhan Balita dapat terdeteksi dengan Baik khususnya Balita BGM (bawah garis merah) atau Gizi Buruk.





Pelestarian
Pemeliharaan dan Pelestarian bagi Masyarakat Desa Karangrejo dilakukan dengan segera meresmikan dan mengoperasikan Kegiatan PUSTU (Puskesmas Pembantu) bagi masyarakat Desa Karangrejo. Sehingga dengan hasil dari Pasien yang berobat dengan biaya sebesar Rp 1.000,- (seribu rupiah) sebagai ganti alat suntik dan Rp 2.000,- untuk Obat Jenis Puyer sedangkan untuk Obat yang lain bersifat Gratis juga untuk Ibu-Ibu yang melahirkan semua Gratis. Pelestarian diambilakan dari Alokasi Dana ADD untuk kegiatan Posyandu dan Kesehatan yang lain.


Penutup
Sesungguhnya maju dan berkembangnya suatu Daerah itu bergantung dari Generasi penerus yang tersedia, guna menciptakan Generasi Muda sebagai penerus perjuangan yang tangguh maka sedari Dini semua itu dipersiapkan, dalam hal ini masyarakat Desa Karangrejo mempunyai pandangan yang cukup positif guna mencerdaskan kehidupan Bangsa maka bekali generasi penerus perjuangan ini dengan Memberikan Pelayanan Kesehatan yang layak diperuntukkan bagi Ibu-ibu hamil dan melahirkan serta Kegiatan Posyandu yang dapat mendeteksi Balita dengan Gizi yang kurang / BGM (Bawah Garis Merah) sehingga generasi Penerus Perjuangan Bangsa ini dapat hidup Sehat dan Layak.

Kondisi di lapangan
Tempat Pelayanan Kesehatan sangat jauh terletak di Ibu Kota Kecamatan di Desa Kedawung yang jarak dari Wilayah Desa Karangrejo berjarak sekitar 7 Km dengan medan yang sangat terjal (sulit) memerlukan waktu sekitar kurang lebih 30 Menit perjalanan dengan menggunakan Sepada Motor (Transportasi Pribadi) ada suatu kisah yang sangat memilukan seorang Ibu hendak menuju ke Puskesmas Kecamatan Kuripan karena merasakan Kontraksi hendak melahirkan bayi yang dikandungnya ditengah perjalanan yang sangat sulit dan tidak ada Transportasi yang menunjang untuk sampai ke Puskesmas Kecamatan Kuripan akhirnya bayi yang ada di kandungan lahir ditengah jalan dan nyawanya tidak tertolong lagi, sedangkan Nyawa si Ibu masih dapat terselamatkan ada 4 (empat) peristiwa yang sama mengakibatkan bayi meninggal dunia karena terlambat dalam Penanganannya Dengan terjadinya peristiwa tersebut masyarakat Desa Karangrejo yang terdiri dari 5 (lima) Dusun sepakat untuk mengajukan Pembangunan PUSTU (Puskesmas Pembantu) di Dusun Bunut yang lokasinya tepat pada jantung Pemerintahan Desa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

tutorial membuat game pong menggunakan scratcth

 perkenalkan nama saya Nama          : Kinanti Citra Kirana  Kelas          :    7A asalamualaikum saya akan memberitahu hasil saya membuat ...