Senin, 09 Desember 2013

SPP (Simpan Pinjam Perempuan)

Ekonomi Perempuan Bergerak
Simpan Pinjam Perempuan Penyebabnya

Kalau kita berjalan kearah selatan sekitar 14 km dari ibukota kecamatan Sumber, tepatnya dilereng Pegunungan Tengger, akan kita jumpai sebuah desa yang indah dengan hamparan tanaman kentang, kubis, bawang prei dan diselingi tanaman pinus. Desa yang dimaksud adalah Desa Wonokerso.

Desa Wonokerso  terdiri  dari  7  dusun dengan  jumlah  penduduk  2329  jiwa  . Hampir  100  % penduduk Wonokerso  bekerja sebagai petani. Sebanyak  1600 orang tamat SD, 601 orang tidak  sekolah dan yang lulus dari perguruan tinggi hanya 10 orang. Ini menunjukkan kesadaran akan dunia pendidikan masih kurang.

Namun demikian kerukunan warga tengger ini patut diacungi jempol. Kegiatan – kegiatan baik bersifat keagamaan dan social berjalan dengan baik tanpa membedakan strata pendidikan .

Sekitar 8 tahun yang lalu berdiri cikal bakal kelompok simpan pinjam Saraswati, yang berawal dari perkumpulan kerohanian , yang mengambil nama  dari Dewi  saraswati  yang  merupakan  simbul  ilmu  pengetahuan sebagai  motivasi  dari perempuan Tengger untuk meningkatkan  kesejahateraan terutama kaum ibu-ibu. Awal kegiatan mula sebagai pertemuan rohani Hindu setiap Minggu Kliwon.,dan Arisan ibu – ibu seperti  pada  umunya  . Kemudian  Terbetik  pikiran  untuk mengembangkan  bukan hanya sekedar pertemuan biasa , tapi menjadi pertemuan yang bernilai guna.

Maka tangga 30 pada bulan desember 2001 dibentuklah perkumpulan yang ada nilai ekonominya yaitu perkumpulan arisan Kliwonan sebesar 50000. Dari dana tersebut dirasakan banyak manfaatnya terutama ketika kebutuhan ekonomi mendesak maka uang arisan tersebut bisa dimanfaatkan anggota yang memerlukan, tanpa dipungut bunga sepeserpun.  Lambat  laun  banyak  masyarakat  yang  ingin  bergabung  dalam  kelompok arisan tersebut. Sehingga tergabunglah sebanyak 85 orang kelompok arisan.


Bertepatan dengan program PPK  tahun 2003 di kecamatan Sumber, kelompok tersebut  berubah menjadi kelompok Simpan Pinjam, Dengan nama Kelompok Simpan pinjam saraswati.  Di awal kegiatan yang memanfaatkan  simpan pinjam hanya 20 orang dengan jumlah pinjaman Rp 9.500.000,-. Sebagai bagaian dari ketentuan program PPK selain pinjam maka kelompok harus menabung. Dari tabungan kelompok tabungan terkumpul dana tabungan sebesar  Rp 400. 000,- yang berasal dari tabungan Rp 20.000 per  orang.  Selain  tabungan  itu,  kelompok  juga  ada  tabungan sukarela,  sehingga terkumpul modal yang oleh kelompok menjadi aset yang penting. Dari asset itu kemudian digulirkan ke anggota yang memenuhi syarat dan belum mendapat pinjaman dari pihak lain dengan ketentuan pinjaman dengan tempo 5 bulan lunas sekali angusaran plus bunganya. Dan Tempo 10 bulan 2 kali angsuran .

Seiring dengan manfaat yang diterima , kelompok ini terus berkembang baik dari jumlah  anggota  maupun  asset  yang dimiliki  kelompok.  Saat ini Kelompok  Saraswati mempunyai kelompok- kelompok kecil  yang terdiri antara 10-15 orang . Kelompok yang aktif sebanyak 15 kelompok dengan jumlah anggota sebanyak 250 orang.


Kelompok Saraswati sekarang dipimpin oleh Bu Suparsi sebagai. Ketua inti kelompok Saraswati. Ibu Suparsi menjelaskan bahwa keberadaan  kelompok ini sangat berpengaruh  terhadap  perekonomian  keluarga,  karena  dapat  memberikan  tambahan modal usaha, tanpa persyaratan  rumit. Di kelompok ini juga berfungsi  wadah untuk menabung, yang dari tabungan juga digulirkan ke peminjam sehingga dari tabungan kelompok juga mendapat bagi hasil.

Sedangkan  kiat-kiat  yandikembangkan  agar  tidak  terjadi  tunggakan adalah sebagai berikut  :
1 Pertemuan rutin, sebagai ikatan kelompok dengan kegiatan arisan, keagamaan dan bimbingan kelompok.
2 Komunikasi dan penanaman kesadaran kepada anggota.
3 Penggunaan pinjaman bukan untuk kegiatan konsumtif tapi untuk modal usaha pertanian
4 Adanya tabungan dan pelaksanaan tanggung renteng.

Ibu dua orang anak ini juga menjelaskan  rencana pengembangan  kelompok,    Dia berharap kelompok ini mempunyai sebuah wadah (koperasi/usaha dagang)  yang mampu menyediakan kebutuhan anggota kelompok terutama kebutuhan pupuk, benih, dan obat- obat pertanian. Dengan wadah tersebut diharapkan juga dapat melayani kebutuhan selain anggota.  Dengan  modal  kelompok  yang  saat  ini  sudah  berjumlah Rp10.000.000,- mudah-mudahan  apa  yang  dicita-citakan  kelompok  simpan pinjam  Saraswati  dapat terwujud.


Dibuat Oleh :

FK Sumber

tutorial membuat game pong menggunakan scratcth

 perkenalkan nama saya Nama          : Kinanti Citra Kirana  Kelas          :    7A asalamualaikum saya akan memberitahu hasil saya membuat ...